Online Support : 0822-31-3456-34

Home » aborsi » Persiapan Sebelum Aborsi Kandungan
persiapan sebelum aborsi

Persiapan Sebelum Aborsi Kandungan

Dalam persiapan sebelum aborsi, bahwa cek kesehatan perlu dilakukan sebelum proses aborsi berlangsung. Berdasarkan cek kesehatan, seorang wanita dilarang melakukan aborsi jika :

  • Usia kehamilannya sudah melebihi 20 minggu ke atas
  • Menderita diabetes, darah tinggi, penyakit jantung
  • Alergi terhadap jenis obat yang akan digunakan

Persiapan Sebelum Aborsi dan Cara Menghadapinya

Aborsi bisa menjadi pilihan penting bagi seorang wanita dalam kondisi kehamilan bermasalah. Dalam menjalani tindak aborsi, semua pertanyaan dan beberapa tindakan sangat bersangkutan. Sehingga catatan sebagai macam persiapan ini diperlukan untuk menjaga keselamatan dan menjamin tingkat keberhasilannya.

Persiapan yang perlu diketahui saat sedang ingin aborsi kandungan, pahami sebelum berlangsungnya tindakan dimulai :

1. Analisis Pilihan Untuk Aborsi

Tentukan keputusan berdasarkan informasi. Pertama Anda harus memikirkan pilihan yang ada, seperti diketahui cara untuk menggugurkan kandungan aman dengan menggunakan bantuan obat Aborsi.

2. Pertimbangkan Niat dan Keyakinan

Ada yang tidak menyukai cara aborsi dengan tindakan kuret atau prosedur bedah, meskipun meyakini bahwa aborsi merupakan hak asasi manusia. Perasaan Anda bisa berada di mana saja dalam spektrum tersebut. Anda juga harus mempertimbangkan niat terkait pilihan ini.

3. Dukungan dan Persetujuan dengan Orang yang Dipercaya

Dukungan dan persetujuan dengan seseorang yang dipercayai akan membantu Anda untuk menentukan pilihan dan menguatkan mental dalam menghadapi situasi apapun saat memilih aborsi. Entah itu orang tua, pasangan, saudara, ataupun teman yang bisa menjadi sandaran untuk mendapatkan kenyamanan saat mau melakukan aborsi kandungan.

  • Dapatkan persetujuan dari pasangan, jika Anda memiliki pasangan.
  • Dapatkan dukungan dari orang tua jika memungkinkan.
  • Anda tidak membutuhkan orang yang tidak suportif. Orang yang mencoba untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang yang tidak suportif cenderung memiliki lebih banyak masalah psikologis.
  • Cari dukungan dari tempat lain, jika Anda tidak mendapatkannya dari pasangan ataupun orang tua. Cobalah untuk berbicara dengan teman-teman atau saudara kandung.

4. Pahami Dampak Risiko

Sebenarnya aborsi dikatakan tindakan yang aman gugurkan kandungan, karena hanya kemungkinan 1% terjadi komplikasi. Sangat jarang, orang yang mengalami dampak psikologis signifikan pasca aborsi. Risiko cedera psikologis yang meningkat saat ada penyebab stres atau gangguan kejiwaan lainnya ketika memaksakan untuk aborsi.

  • Ketahui riwayat kejiwaan diri. Jika memiliki riwayat gangguan kejiwaan, Anda mungkin lebih kesulitan menghadapi kehamilan yang tidak diinginkan atau aborsi.
  • Identifikasi penyebab stres lainnya dalam hidup. Jika kesulitan keuangan, Anda mungkin lebih kesulitan menghadapi dampak aborsi.
  • Pahami jaringan dukungan. Jika pernah mengalami kekerasan rumah tangga atau tidak memiliki jaringan dukungan yang mencukupi, Anda juga mungkin lebih kesulitan.
  • Karakteristik pribadi juga bisa memengaruhi dampak psikologis aborsi. Seseorang yang tidak memiliki cara yang sehat untuk menghadapi masalah mungkin akan mengalami lebih banyak gangguan emosional.

5. Konsultasikan kepada Kami

Jika mengetahui kehamilan setelah memastikan usia kehamilan/kandungan Anda melalui kalkulator kehamilan online, dan berniat memutuskan ingin menggugurkan kandungan secepat mungkin, segera hubungi kontak kami.

Jangan malu atau sungkan bertanya kepada kami, tanyakan setiap keluhan yang Anda rasakan.

cara-pemesanan